EMAIL US AT info@dharmadana.id
CALL US NOW 0811 9999 101
Registrasi

3 Kerangka Dasar Agama Hindu

Bagi masyarakat Hindu, agama Hindu dikenal dengan nama Sanatana Dharma (kebenaran yang abadi), karena seperti yang kita ketahui ajaran agama hindu telah ada ribuan tahun yang lalu dan banyak sekali ilmu pengetahuan yang terkandung dalam ajaran agama hindu. Mulai dari pengetahuan tentang materi hingga rohani oleh karena itu hindu di kenal sebagai ajaran yang sangat lengkap.

Selain Hindu mengajarkan banyak hal ia pula memiliki banyak kitab suci, baik Sruti maupun Smriti (smerti) dan juga terdiri dari beberapa aliran seperti Shaivisme, Vaishnavisme dan Śrauta . Meskipun Hindu mengajarkan berbagai hal sudah pasti dari keseluruhan ajaran yang terkandung memiliki inti atau pokok ajaran. membicarakan tentang ajaran hindu di sini saya akan membahas mengenai inti ajaran hindu yang dikonsepkan kedalam “Tiga Kerangka Dasar”
Tiga kerangka dasar tersebut terdiri dari Tattwa (Filsafat) Susila (Etika) Upacara (Yadnya).

 

Tattwa (filsafat) – Ajaran Hindu kaya akan Tattwa filsafat , secara khusus filsafat disebut Darsana. Dalam perkembangan agama Hindu atau kebudayaan veda terdapat Sembilan cabang filsafat yang disebut Nawa Darsana. Pada masa Upanishad , akhirnya filsafat dalam kebudayaan veda dapat dibagi menjadi 2 kelompok yaitu astika (kelompok yang mengakui veda sebagai ajaran tertinggi) dan nastika (kelompok yang tidak mengakui Veda ajaran tertinggi). Terdapat enam cabang filsafat yang mengakui veda yang disebut Sad Darsana (Saṁkhya, Yoga, Mimamsa, Nyaya, Vaisiseka, dan Vedanta) dan tiga cabang filsafat yang menentang veda yaitu Jaina, Carvaka dan Budha (agama Budha).

Susila – Secara harfiah susila diartikan sebagai etika . hal-hal yang tekandung yang dikelompokan kedalam susila memuat tata aturan kehidupan bermasyarakat yang pada intinya membahas perihal hukum agama. Mulai dari hukum dalam kehidupan sehari-sehari hingga hukum pidana (Kantaka Sodhana) dan hukum perdata (Dharmasthiya).

Upacara – Yang dimaksud upacara dalam agama Hindu adalah ritual keagamaan , sarana ritual keagamaan disebut Upakara , upakara di Bali disebut Banten. Upacara ini dapat dikelompok kedalam beberapa bentuk korban suci (Yajna) yang disebut Panca Yadnya (Panca Maha Yadnya). Ada banyak jenis panca Yadnya tergantung dari kitab mana uraian dari panca yadnya tersebut, artinya meskipun Panca Yadnya sama-sama terdiri dari lima jenis yadnya namun bagian-bagian yang disebutkan berbeda-beda masing – masing uraian kitab suci Smrti.