EMAIL US AT info@dharmadana.id
CALL US NOW 0811 9999 101
Registrasi

Artikel

Kompetisi Bisnis Pengusaha Muda Hindu Indonesia

Kompetisi bisnis Pengusaha Muda Hindu Indonesia kerjasama Badan Dharma Dana Nasional (BDDN) Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Pusat dengan Universitas Hindu Indonesia (UNHI) melalui Inkubator Bisnis (INBIS). Kompetisi Bisnis ini merupakan kegiatan yang bertujuan menumbuhkan pengusaha sebagai penggerak pemberdayaan ekonomi umat. Adapun persyaratan peserta, sebagai berikut: Warga Negara Indonesia (WNI)

Read More

Makna Hari Purnama dan Tilem dalam Hindu

Umat Hindu memiliki hari raya yang didasarkan pada sasih/ bulan yaitu Purnama dan Tilem. Hari suci ini dirayakan setiap 15 hari sekali dalam setiap bulannya, pada hari Purnama umat Hindu memuja Sang Hyang Chandra dan pada hari raya Tilem Umat Hindu memuja Sang Hyang Surya.

Perayaan purnama tilem ini merupakan penyucian terhadap Sang Hyang Rwa Bhinneda yaitu Sang Hyang Surya dan Chandra. Pada waktu gerhana bulan beliau dipuja dengan Candrastawa (Somastawa) dan pada waktu gerhana matahari beliau dipuja dengan Suryacakra Bhuwanasthawa.

Read More

Implementasi Panca Yadnya Sebagai Penebus Hutang

Kata Yadnya berasal dari Bahasa Sanskerta, Panca berarti Lima, Yadnya berarti persembahan suci. Jadi Panca Yadnya berarti lima persembahan suci dengan tulus ikhlas. Dalam melaksanakan sebuah Yadnya hendaknya diketahui syarat-syarat Yadnya. Adapun syarat-syarat sebuah yadnya, yaitu; Harus dilandasi dengan keikhlasan yang disertai kesucian hati, Didasari dengan cinta kasih yang diwujudkan

Read More

BDDN Sebagai Pengelola Dharma Dana

Untuk mengelola Dharma Dana yang dihimpun, Parisada Pusat telah membentuk dan menetapkan Badan Dharma Dana Nasional (BDDN) / Yayasan Adikara Dharma Parisad (YADP) sebagai badan resmi Parisada Hindu Dharma Indonesia Pusat yang telah berbadan hukum sesuai Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia RI tentang pengesahan Yayasan nomor AHU-2447.AH.01.04.Tahun 2010

Read More

Bagaimana Pembagian Penghasilan Menurut Hindu?

Menurut Sarasamuccaya 262-264 dijelaskan, peruntukan harta hasil kerja itu hendaknya dibagi, yaitu sepertiga untuk Dharma (sadhana ri kasiddhaning dharma), sepertiga lagi untuk Kama (sadhana ri kasiddhaning kama), dan sepertiga untuk Artha (sadhana ri kasiddhaning artha wrddhyakên mwah), sesuai kutipan berikut: “Demikianlah keadaannya, maka dibagi tigalah hasil usaha itu, yang satu

Read More

Dharma Dana: Sumbangan Wajib Keagamaan Hindu

Salah satu ajaran agama Hindu yang harus dihayati dan diamalkan untuk turut berbagi kepada sesama adalah ajaran Dana Punya. Kata Dana Punya berarti pemberian dengan tulus sebagai salah satu bentuk pengamalan ajaran Dharma. Tujuan pokok dan ajaran Dana Punya adalah untuk menumbuh-kembangkan sikap mental yang tulus pada diri pribadi umat

Read More