EMAIL US AT info@dharmadana.id
CALL US NOW 0811 9999 101
Registrasi

Lomba Perahu Layar Sanur Village Festival 2019

Pemuka agama Hindu melepas sesajen ke laut menjelang digelarnya lomba perahu layar dalam rangkaian Sanur Village Festival 2019 di Pantai Segara Ayu, Sanur, Denpasar, Bali pada Rabu 21Agustus 2019 kemarin. Lomba perahu layar tersebut diikuti 25 peserta dengan menempuh jarak 15 kilometer. Peserta yang mengikuti lomba ini adalah Para nelayan, Lomba ini dimaksudkan untuk mempertahankan eksistensi jukung layar atau perahu layar yang kini hanya ada di Sanur, Bali sekaligus sebagai daya tarik pariwisata di objek wisata setempat. Selain itu kegiatan ini juga diadakan untuk menarik minat generasi muda Hindu di wilayah Sanur untuk mengembangkan dan melestarikan eksistensi perahu layar sebagai mata pencarian sekaligus objek wisata.

Persiapan untuk mengikut lomba jukung SVF 2019 ini telah di lakukan sejak sebulan lalu, Mengecat bagian jukung dan menambalnya jika ada badan jukung yang berlubang adalah bagian dari persiapan lomba.

Sebanyak 25 jukung dengan layar warna-warni berjajar di bibir Pantai Segara Ayu untuk ikut lomba ini. Para nelayan mengandalkan angin dan tenaga dalam mendayung jukung untuk menempuh jarak 15 kilometer yang dilombakan. Para peserta akan melewati rute Pantai Segara, Loloan Taman, Tower Mertasari, dan kembali ke Pantai Segara Ayu.

Dalam lomba jukung ini, kecepatan jukung dan ketangkasan nakhoda menjadi kunci untuk memenangkan kompetisi. Selain itu, kondisi air, dan arah angin juga turut mempengaruhi karena perahu yang digunakan adalah perahu tradisional, maka bergantung pada kondisi alam, khususnya angin yang bisa menggerakkan layar perahu-perahu ini.

Lomba kali ini sudah masuk babak final, karena babak penyisihan sudah dilaksanakan sejak sebulan lalu. Maskot dari Sanur Village Festival 2019 ini adalah jukung layar.

Saat ini Sanur memiliki sebanyak 170 jukung. Selain dijadikan sarana untuk menangkap ikan, jukung-jukung itu juga difungsikan untuk tujuan wisata, yakni wisata sailing (berlayar) bagi para wisatawan penyewa.

Acara ini dihadiri oleh masyarakat Bali, wisatawan lokal dan mancanegara. Para wisatawan mengaku senang melihat lomba tersebut, apalagi warna layar jukung terlihat warna-warni, semakin mempercantik tampilan jukung baik dilihat dari dekat maupun jauh.