EMAIL US AT info@dharmadana.id
CALL US NOW 0811 9999 101
Registrasi

Makna Hari Raya Sugihan Jawa

Dalam Lontar Sundarigama didalamnya terdapat penjelasan mengenai Hari Raya Sugihan Jawa. Makna dari Sugihan Jawa berasal dari urat kata Sugi yang berarti membersihkan dan Jawa yang berarti luar, jadi Sugihan Jawa dapat diartikan sebagai suatu prosesi upacara yang bertujuan untuk membersihkan Bhuana Agung (Makrokosmos/Alam semesta), misalnya membersihkan pelinggih/pura dan tempat-tempat suci yang digunaka sebagai tempat pemujaan. Menurut kalender Bali, Sugihan Jawa jatuh pada hari Kamis Wage wuku Sungsang. 

Pembersihan dalam Sugihan Jawa dapat dilakukan dengan 2 cara, yaitu:

  1. Niskala: pembersihan dengan jalan mempersembahkan/menghaturkan upacara banten pengerebuan dan prasita yang melambangkan penyucian. Warga Bali meyakini pada hari ini para Dewa akan turun ke Bumi diiringi oleh para leluhur untuk menerima persembahan/sesaji.
  2. Sekala: membersihkan palinggih atau tempat-tempat (ngererata atau mabulung yakni pekerjaan merabas atau mencabut rumput-rumput liar yang tumbuh di sekitar palinggih). [RA]