EMAIL US AT info@dharmadana.id
CALL US NOW 0811 9999 101
Registrasi

Pelepasan Penyu Langka dalam Upacara Bedawang Yadram

Penyu atau Bedawang adalah binatang langka yang disucikan oleh umat Hindu sebagai simbol penjelmaan Dewa Wisnu dalam tugas beliau menyangga Gunung Mandara Giri sehingga bumi bisa ajeg posisinya.

Di kutip dari Balipuspanew.com Ida Rsi Wisesanatha menjelaskan bahwa bumi saat ini sedang mengalami masa transisi dari zaman Kaliyuga ke zaman Kertayuga. Kemungkinan besar di masa transisi ini, Bumi akan mengalami guncangan dan dapat menimbulkan bencana.

Petunjuk niskala yang diterima, diperlukan doa & ritual penyangga di 18 titik di pulau Bali. Oleh karena itulah upacara Bedawang Yadram dilaksanakan di tempat-tempat suci tersebut. Pada masing-masing titik akan dilepaskan satu ekor penyu. Sesuai petunjuk niskala titik ke lima dan ke enam dilaksanakan di Pantai Masceti Gianyar dan Pantai Goa Lawah Klungkung pada Minggu 8 Desember 2019 lalu.

Kasih dewata & dewati menurunkan aksara – aksara suci yang dimohonkan dapat menjaga keajegan Bali dwipa dalam masa transisi ini.
Penyu yang digunakan adalah penyu hijau yang sangat langka keberadaannya. Masyarakat memperoleh penyu – penyu tersebut dari sumbangan masyarakat, pusat penangkaran dan juga ada dari kelompok masyarakat.

Untuk penyu ke lima dan ke enam di peroleh dari BKSDA Bali. Beberapa waktu yang lalu ada kejadian heboh di Bali dimana ada truk penyelundup penyu menabrak pohon di daerah Jimbaran dan membawa Penyu sebanyak 18 ekor.

Penyu tersebut kemudian diminta untuk dilepaskan kembali ke habitatnya melalui upacara Bedawang Yadram ini. Ukuran penyu rata-rata memiliki beratnya 100 kg.

Forum Studi Majapahit dan Paiketan Krama Bali bekerja sama dalam pelaksanaan upacara ini sebagai bagian rasa tanggung jawab dan sejalan dengan program Suksma Bali. [RA]