EMAIL US AT info@dharmadana.id
CALL US NOW 0811 9999 101
Registrasi

Pemagaran Pura Luhur Poten di lautan pasir Bromo Untuk Mengantisipasi Kasus Pengrusakan

Sekeliling Pura Luhur Poten di lautan pasir Bromo, Desa Ngadisari, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo, dipagari dengan bambu oleh pengurus pura. pemagaran ini di lakukan sebagai pencegahan (preventif) dan pengamanan.

Pura Luhur Poten, dikatakan merupakan pura agung bagi Suku Tengger. Baik yang mendiami Kabupaten Probolinggo, Pasuruan, Malang dan Lumajang. Serta bagi Umat Hindu di luar kawasan Tengger.

Langkah ini diputuskan untuk mengantisipasi kasus pengrusakan pada empat Padmasari (pura kecil) di Gua Widodaren, Wonokitri, Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan.

Dikutip dari WartaBromo.com Bagian Keamanan dan Kebersihan Pura Luhur Poten, Sudaryanto pada Rabu, 1 Januari 2020 mengatakan bahwa Pemagaran ini dilakukan untuk mengantisipasi dan mencegah perusakan tempat ibadah.

“Pemagaran ini dilakukan berdasarkan masukan dari berbagai pihak. Untuk mengantisipasi dan mencegah perusakan tempat ibadah, kami melakukan pemagaran di sekeliling pura.”

Pemagaran itu dilakukan pada Selasa, 31 Desember 2019. Ada sekitar 15 warga Suku Tengger yang dilibatkan untuk memasang pagar yang terbuat dari batang bambu. Pagar bambu tersebut dipasang setinggi 1,5 meter, mengelilingi pura dengan panjang sekitar 500 meter.

Alasan lainnya adalah untuk memberikan kenyamanan bagi umat yang hendak beribadah. Karena selama ini, umat yang hendak beribadah terganggu dengan pengunjung umum. Sebab banyak kendaraan yang masuk sampai tepat di depan pura. Padahal, umat Hindu yang datang untuk beribadah, harus jalan kaki. [RA]