EMAIL US AT info@dharmadana.id
CALL US NOW 0811 9999 101
Registrasi

Penampilan Pakain Adat Bali pada ASEAN Week di Yangon

keberagaman kekayaan dan kebudayaan yang dimiliki ASEAN merupakan aset yang sangat berharga. Di balik perbedaan yang ada, ASEAN merupakan satu kesatuan, yang selalu berupaya memberikan yang terbaik bagi masyarakatnya, oleh karena itu Kedutan Besar Negara-Negara Anggota ASEAN menyelenggarakan ASEAN Week pada tanggal 12-18 Agustus 2019 di Junction City, Yangon. Bertemakan “Colorful Threads, Diverse Patterns, One ASEAN”, kegiatan yang dibuka tanggal 12 Agustus 2019 tersebut memamerkan busana tradisional dan nasional dari kesepuluh negara ASEAN. Acara ini pun di hadiri Menteri Kerjasama Internasional Republik Uni Myanmar, U Kyaw Tin sebagai tamu kehormatan dan para Duta Besar negara-negara Anggota ASEAN lainnya.

KBRI Yangon menampilkan pakaian pasangan pengantin dari Bali. Pakaian adat Bali di pilih karena pakaian tersebut didominasi warna emas sehingga menarik perhatian pengunjung, terutama masyarakat Myanmar yang sangat menyukai warna keemasan. Myanmar pun dikenal dengan sebutan The Land of Gold. Di masa lalu, pakaian pengantin tersebut hanya dikenakan bangsawan Bali, tetapi kini umum dikenakan oleh pasangan mempelai Bali.

Pakaian tradisional Bali memiliki nilai filosofis yang berasal dari ajaran Sang Hyang Widhi, yang dipercaya pemeluk agama Hindu di Bali memberikan suka cita dan kedamaian. Selain menunjukkan rasa hormat kepada Sang Pencipta, pakaian tradisional Bali juga merupakan bentuk penghormatan dari tuan rumah kepada para tamu, mengingat mereka akan merasa terhormat jika tuan rumah menyambut mereka dengan berpakaian rapi dan indah.

keberagaman kekayaan dan kebudayaan yang dimiliki ASEAN merupakan aset yang sangat berharga. Di balik beragam perbedaan tersebut, ASEAN merupakan satu kesatuan, yang selalu berupaya memberikan yang terbaik bagi masyarakatnya. [RA]