EMAIL US AT info@dharmadana.id
CALL US NOW (+62)813 84 90 8000
Registrasi

Puisi Angga Wijaya# Di Belayu, Tuhan Begitu Dekat

Di Belayu, Tuhan Begitu Dekat

Aku terkesima
Melihat upacara
Pujawali di pura
Ida Bhatara
Kelilingi desa
Sucikan bhuana
‘Nuju harmoni

Tuhan begitu dekat
Lekat di ingatan
Orang-orang
Sembahyang
Khusyuk
Kudus
Jalani titah
Leluhur

Di Belayu
Alam menyatu
Di urat nadi
Hidupi diri
Doa
Terpatri
Gema genta
Suara hati
Terkenang
Masa lalu
Tak ada
Sembilu
Luruh
Dalam
Tuhan!

[2018]

 

Navaratri

Ibu, aku datang ke rumah
Gelisah mendera hati ini
Telah lama tak bersujud
Di keagungan kaki-Mu
Kudengar gemerincing

Aku bernyanyi memuja
Wajah teduh-Mu kulihat
Senyum tiada bandingan
Begitu anggun dan cantik
Lampaui seribu perempuan

Ibu, Ibu, dengarkan doaku
Tujuh hari aku menantimu
Lapar dan haus aku tahan
Demi bertemu engkau, Ibu
Berjalan aku menuju kuil-Mu

Orang bilang kau menakutkan
Tidak bagiku, wahai ibu suci
Dalam gelap kau sangat lembut
Siang-malam aku merindukanmu
O, Ibu! aku datang menemuimu.

Bunuhlah raksasa kesombongan
Dalam diri penuh lumpur dosa
Buku-buku membuat aku angkuh
Di apimu aku membakar semua
Jadikan aku abu! Tak ada tersisa.

[2018]

Angga Wijaya

Bernama lengkap I Ketut Angga Wijaya. Lahir di Negara, Bali, 14 Februari 1984. Belajar menulis puisi sejak SMA saat bergabung di Komunitas Kertas Budaya asuhan penyair Nanoq da Kansas. Puisi-puisinya pernah dimuat di Warta Bali, Jembrana Post, Independent News, Riau Pos, Bali Post, Jogja Review, Serambi Indonesia, Denpost, Tribun Bali, tatkala.co, balebengong.id, qureta.com, galeribukujakarta.com dan Antologi Puisi Dian Sastro for President! End of Trilogy (INSIST Press, 2005) serta Mengunyah Geram (Seratus Puisi Melawan Korupsi) yang diterbitkan oleh Yayasan Manikaya Kauci, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Jatijagat Kampung Puisi (2017). Buku kumpulan puisinya berjudul “Catatan Pulang” diluncurkan pada Januari 2018. Bekerja sebagai wartawan di Denpasar.