EMAIL US AT info@dharmadana.id
CALL US NOW 0811 9999 101
Registrasi

Ratusan Umat Hindu Kota Medan Rayakan Hari Navaratri 2019

Ratusan umat Hindu Kota Medan merayakan Navaratri 2019 di Shri Mariaman Kuil, Gang India, Jalan H M Said Medan, Kecamatan Medan Perjuangan, pada Selasa 8 Oktober 2019 malam.

Dalam kepercayaan Umat Hindu, Navaratri merupakan hari atau lambang kemenangan bagi Dewi Chamundeswari yang telah berhasil membunuh setan jahat Mahishasura. Untuk itulah, perayaan ini diperingati setiap tahunnya sebagai bentuk penghormatan dan rasa syukur.

Sebelum menuju Kuil, Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi MH diwakili Wakil Wali Kota Ir H Akhyar Nasution MSi yang hadir bersamaan dengan Ketua DPRD Medan Hasyim disambut dengan iringan musik serta di pakaikan kain khas Umat Hindu sebagai ucapan selamat datang. Selanjutnya, sesaat sebelum masuk ke dalam Kuil, seluruh tamu mencuci kaki untuk membersihkan diri. Setelah itu, para tamu disuguhi Tarian Bardhenatio sebagai salam pembuka.

Perayaan Navaratri yang berlangsung khidmat dan meriah tersebut mendapat apresiasi dan sambutan baik dari Wakil Wali Kota Ir H Akhyar Nasution MSi.
Dinilai Wakil Wali Kota, antusias dan semangat Umat Hindu dalam merayakan Navaratri menjadi wujud ketaatan sekaligus memberi warna bagi keragaman suku, agama dan budaya di Kota Medan sebagai kota multikultural yang humanis.

Sebelumnya, Ketua Harian Parisada Hindu Dharma Indonesia Kota Medan Surya mengucapkan terima kasih atas kehadiran dan sambutan baik semua pihak termasuk Wakil Wali Kota. Dirinya berharap perayaan perayaan Navaratri dapat berlangsung lebih meriah dan menarik di tahun berikutnya. Untuk itu, pihaknya minta dan berharap dukungan semua pihak khususnya Pemko Medan.

Sebelum meninggalkan Kuil, Wakil Wali Kota dan Ketua DPRD Medan diberikan cinderamata wujud ungkapan terimakasih. Wakil Wali Kota kemudian melepas Kereta Kencana yang akan di arak berkeliling Kota Medan sebagai pertanda puncak perayaan Navaratri tersebut.

Perayaan Navratri tersebut dimeriahkan dengan berbagai rangkaian kegiatan seperti Barongsai, penggarakan Kereta Kencana, pembakaran Asura sebagai simbol Adharma, penampilan Reog Ponorogo, Gendang India dan Tarian Klasik India. [RA]