EMAIL US AT info@dharmadana.id
CALL US NOW 0811 9999 101
Registrasi

Pemkab Buleleng jadikan Museum Gedong Kirtya sebagai pusat pembelajaran dan penelitian lontar di Buleleng

STAHN Mpu Kuturan bekerja sama dengan Pemerintah kabupaten Buleleng menjadikan Museum Gedong Kirtya Singaraja sebagai pusat pembelajaran dan penelitian lontar di Buleleng. Kerja sama tersebut diwujudkan melalui Momerandum of Understanding (MoU) yang ditandatangani oleh Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana dan Ketua STAHN Mpu Kuturan I Gede Suwindia pada Kamis, 03 September 2020 di Rumah Jabatan Bupati Buleleng.

Dalam MoU ini, STAHN Mpu Kuturan sebagai institusi pendidikan tinggi berbasis agama Hindu dan budaya Bali dalam hal ini akan bekerja sama dengan Pemkab Buleleng dalam memberikan pembelajaran terkait adat maupun agama dengan lontar-lontar di Museum Gedong Kirtya.

Setelah menandatangani MoU, Bupati Suradnyana mengaku sangat berbangga dengan komitmen bersama STAHN Mpu Kuturan untuk melestarikan lontar-lontar warisan leluhur melalui pembelajaran dan penelitian. 

“Saya yakin pengetahuan dan pengamalan kearifan lokal Buleleng dapat secara lebih luas lagi dipelajari oleh generasi muda atau yang lumrah disebut kekinian khususnya di Buleleng” kata Putu Agus Suradnyana.

Dengan komitmen bersama STAHN Mpu Kuturan, ia berharap segala keilmuan maupun pengetahuan leluhur yang terangkum dalam lontar-lontar di Museum Gedong Kirtya secara bersama-sama dapat dikaji lebih dalam lagi.

“Kita akan gali, kita lihat satu per satu, tentang jenis-jenis pelajaran yang ditinggalkan oleh leluhur kita” ucapnya.

Sementara itu, Ketua STAHN Mpu Kuturan I Gede Suwindia mengatakan setelah penandatanganan MoU ini pihaknya secara teknis akan berkoordinasi lebih lanjut dengan Dinas Kebudayaan (Disbud) Kabupaten Buleleng.

Kata Suwindia, STAHN Mpu Kuturan bersama dengan Disbud Buleleng ke depannya akan menyelenggarakan kegiatan-kegiatan belajar untuk masyarakat Buleleng terkait adat maupun agama dengan referensi dari lontar-lontar Museum Gedong Kirtya.

Di samping itu, sejalan dengan Bupati Buleleng pihaknya akan turut mengangkat kearifan lokal Buleleng dengan menerjemahkan kembali dalam prespektif masyarakat kekinian. 

“Kita gali nilai-nilai spirit-spiritnya untuk konteks kehidupan kekinian” katanya. [RA]