EMAIL US AT info@dharmadana.id
CALL US NOW 0811 9999 101
Registrasi

Tradisi Ngelawar Dan Ngejot Dalam Kemeriahan Natal

Di Banjar Piling, Desa Mangesta, Kecamatan Penebel, Tabanan, Bali, tradisi Ngelawar dan Ngejot tidak hanya dilakukan saat hari raya Galungan saja, namun juga bisa dirasakan pada hari Natal.

Rangkaian Natal di Banjar Piling sudah dimulai sejak tanggal 20 Desember 2019 lalu. Sebelum Natal tiba, umat Kristiani biasanya menggelar tradisi membuat lawar, hingga ngejot kepada umat lainnya.

Pada Rabu 25 Desember 2019 sejak pukul 07.00 Wita sejumlah warga di Banjar Piling sudah terlihat sibuk. Khususnya umat Kristiani yang akan melakukan peribadatan sudah mulai berdatangan ke gereja yang ada di daerah tersebut.

Umat Hindu selalu membantu umat kristiani dalam memperlancar peribadahan. Ketika umat Kristiani melakukan peribadatan, umat Hindu setempat khususnya Pecalang desa setempat ikut membantu untuk menjaga kelancaran perayaan Natal dan ikut pula membantu saat membuat lawar di rumah-rumah umat Kristiani yang sedang merayakan Natal.

Seperti yang terlihat di rumah salah satu warga yaitu Yosef I Ketut Subadi. Di sana, warga Piling yang tidak merayakan Natal sudah di sibuk membuat lawar bersama. Ada yang menyiapkan bumbu, dan keperluan lainnya sebagai bahan masakan untuk lawar. Setelah selesai memasak mereka membagikan masakan tersebut ke tetangga lain atau dalam istilah bali di sebut ngejot.

Begitu juga ketika Galungan, umat hindu juga melakukan hal yang sama. Menurut warga ini sudah di lakukan turun temurun oleh leluhur terdahulu karena kerukunan antar umat di Banjar Piling sudah terjalin sejak dahulu. Tidal peduli agamanya apa, warga sudah seperti saudara. [RA]