EMAIL US AT info@dharmadana.id
CALL US NOW 0811 9999 101
Registrasi

Upacara Ngenteg Linggih di Pantai Ngobaran, Daerah Istimewa Yogyakarta

Umat Hindu di Kabupaten Gunung kidul melaksanakan Upacara Ngenteg Linggih di Pantai Ngobaran, Daerah Istimewa Yogyakarta pada Kamis 15 Agustus 2019 lalu.
Upacara tersebut diikuti oleh ribuan umat Hindu yang berasal dari berbagai daerah seperti Yogyakarta, NTB, Bali, Banyuwangi, Surabaya, Tengger, Kediri, Solo, Sragen, Karanganyar, Klaten, Boyolali, Jabotabek, dan lampung.
Acara Ngenteg Linggih kali ini dilaksanakan untuk menstanakan Hyang Baruna, Kanjeng Ratu Kidul, Prabu Brawijaya dan Ratu Gede Mecaling di pura Segara Wukir. Selain itu di Pura Segara Wukir juga terdapat Pelinggih Hyang Ismoyo, dan Pelinggih Putri Mandansari Istri dari Prabu Brawijaya.
Kegiatan ini dilakukan mulai dari tanggal 3 Agustus sampai dengan 30 Agustus mendatang.
Ada berbagai prosesi yang telah dijalani yaitu upacara Ingsal Beras atau Cuci Beras, sebagai bentuk dari mengagungkan Betari Sri yang diyakini akan membimbing spiritualitas umat.

Prosesi di lanjut pada 11 Agustus 2019 lalu dengan upacara melaspas atau pensucian bangunan yang baru di bangun. Prosesi ini bertujuan untuk membersihkan bangunan secara spiritual. Setelah itu akan dilakukan prosesi Pedagingan, yaitu upacara yadnya untuk memfungsikan dan menghidupkan bangunan dengan memasang lima unsur alam semesta seperti emas, perak, perunggu, tembaga, besi di pura. Pedagingan adalah inti dari rangkaian upacara Ngenteg Linggih. Puncak Upacara Ngenteg Linggih ini digelar pada Kamis15 Agustus lalu yang diikuti sekitar 3000 umat Hindu dari seluruh Indonesia. [RA]